Lewati ke konten

Konsep

Kita intip dulu arsitektur platform Bisajual. Kalau sudah paham ‘alurnya’, dijamin deh kamu bakal lebih gampang buat mulai pakai aplikasinya tanpa perlu bingung-bingung lagi.

App Concept
Ilustrasi konsep aplikasi Bisajual

Pada dasarnya, kamu adalah Pengguna, dan kamu akan memilih sesuai dengan kriteria dan kebutuhanmu apakah sebagai Penjual atau Agen.

Kamu harus punya Akun dulu untuk bisa pakai Bisajual, konsepnya nggak beda jauh sama Akun di media sosial atau aplikasi lainnya. Pelajari selengkapnya tentang Akun.

Penjual adalah pengelola bisnis yang lagi dijalankan, entah sebagai “Pemilik” yang memiliki kontrol penuh atas bisnis, atau “Karyawan” yang memiliki tugas khusus sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Pemilik.

Kamu akan diarahkan ke Panel Penjual untuk mengelola dan menjalankan semua aktivitas bisnismu. Pelajari selengkapnya tentang Panel Penjual.

Agen bertugas untuk mengelola setiap pesanan yang sudah diamanahkan Penjual kepadanya. Mulai dari follow-up customer, fast-response dan asik saat berinteraksi, validasi alamat, dan pastikan juga orangnya serius, biar closing dan nggak retur.

Iya… betul… Agen adalah CS.

Kamu akan diarahkan ke Panel Agen untuk mengelola pesanan, profil Agen, dan settingan Follow Up supaya performa makin oke. Pelajari selengkapnya tentang Panel Agen.

Toko adalah tempat —atau ruang kerja (workspace)— di mana seluruh aktivitas bisnismu bersandar sebagai satu kesatuan bisnis. Mirip seperti Business Manager di Meta Ads atau Toko di Shopee.

Di dalam Toko, kamu bakal punya Landing Page, Produk, Gudang, Pesanan dan laporannya, termasuk mengelola para Karyawan dan Agen. Pelajari selengkapnya tentang Toko.